Kutipan dari Jefri Al Buchori
Berikut adalah kumpulan kata-kata bijak dan kutipan inspiratif dari Jefri Al Buchori. Kutipan-kutipan ini mencerminkan pemikiran, filosofi, dan kebijaksanaan yang telah menginspirasi banyak orang. Temukan inspirasi dan wawasan baru melalui kata-kata yang bermakna mendalam ini.

Jefri Al Buchori
Pendakwah (ustad), penyanyi dari Indonesia
1973 - 2013
Menampilkan 1 - 20 dari 43 kutipan
Kenapa manusia tidak boleh berlama-lama menanam kebencian, dendam dan kemarahan, khawatir tidak ada umur, kemudian mati membawa itu semua, na'udzu billah.
Hati dikatakan baik bila telah diisi dengan taqwa, tawakkal, tauhid dan ikhlas kepadaNya dalam semua amalan. Hadiahi kami dgn itu semua Yaa Robb.
Orang lain sering meremehkan kemampuan kita. Tidak perlu bimbang apalagi tersinggung. Yang penting kita tetap yakin dan tidak meremehkan diri sendiri!
Jangan beli persahabatan dengan harta. Karena ia tidak akan kekal dan jangan beli cinta dengan harta karena suatu saat iapun akan berkhianat.
Semakin berkuasa manusia semakin banyak ego yang dipertontonkan.
Lisan saja tidak cukup untuk memberi maaf. Perlu hati juga untuk memaafkan. Sehingga tulus adanya.
Berhati-hatilah terhadap lisan yang mengandung dan mengundang banyak fitnah.
Belajar agama bukan hanya untuk menjadikan diri baik, tapi juga manfaat. Sayang jika hanya baik untuk diri tapi tidak bermanfaat bagi sekitarnya
Jika kita mencintai seseorang, berusahalah cintai kekurangannya, bukan hanya mengubahnya seperti yang kita mau.
Hidup itu memang terkadang rumit, namun serumit apapun kehidupan ini tetap harus kita jalani, karna Tuhan punya rencana dibalik semua ini.
Ketakutan adalah penjara bernama kegagalan. Taklukan rasa takut karena sukses adalah hak pemberani.
Akar segala perselingkuhan adalah tidak puas dengan pasangan dan tipisnya iman.
Jangan pernah meremehkan nilai keberuntungan, tetapi ingatlah bahwa keberuntungan datang kepada mereka yang mencari sesuatu.
Ramadhan bulan membungkus segala macam keinginan.
Janganlah engkau menoleh kepada orang lain sedangkan dalam dirimu masih ada sesuatu yang harus diperbaiki. Celakalah dirimu.
Pada akhirnya semua akan menemukan yang namanya titik jenuh. Dan pada saat itu kembali adalah yang terbaik. Kembali pada siapa? Kepada “DIA” pastinya.
Mencium tangan dan kening ibunda adalah obat kedukaan serta mengundang datangnya keberkahan.
Letak ilmu ada pada pengamalan bukan pada ketinggian. Karena ketinggian identik dengan kecongkakkan.
Mengeluh tanpa usaha mencari jalan keluar apalah artinya, mengeluh tidak akan merubah apapun yang telah terjadi, tinggal bagaimana memperbaiki.
Wanita selalu butuh kepada laki-laki yang bukan cuma mampu. Tapi juga mengerti. Mengerti kepada segala hal yang diinginkan. Luar dan dalam.
Kutipan-kutipan dari Jefri Al Buchori di atas merupakan gambaran dari pemikiran dan karya beliau yang telah memberikan inspirasi bagi banyak orang. Setiap kata-kata bijak membawa pesan mendalam yang dapat menjadi refleksi dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Anda menemukan inspirasi dan pencerahan melalui kutipan-kutipan ini.