421 Kata-Kata Bijak Tentang Keluarga
Kata-kata bijak tentang keluarga mampu menawarkan inspirasi dalam kehidupan kita.
Menampilkan 21 - 40 dari 421 hasil
Keluarga adalah tempat kita berlabuh dan pondasi peradaban masa depan.
Alam dan manusia telah membikinnya tidak brdaya dalam umur yang baru setengah abad. Sejak meninggalkan kampung halaman dan keluarga ia hanya mengenal penderitaan, tindasan, dan aniaya. Kami hanya dapat menangis dalam hati. Dan itupun tidak berguna. Orang-orang Jepang yang telah menindasnya sampai ia jadi begitu sekarang mungkin hidup senang di tengah keluargaya. Ya, sejak 1950, mungkin sudah sejak 1945.
Kedamaian, kesehatan, keluarga yang rukun, dan nama baik adalah kekayaan. Jangan menolak kekayaan.
Keluarga sakinah bukan keluarga yang tanpa masalah, tapi mereka terampil mengelola konflik menjadi buah yang penuh hikmah.
Warisan termahal dan terbaik dari diri kita untuk keluarga, keturunan, dan lingkungan adalah keindahan akhlak kita.
Jika ada orang yang menyakiti keluarga saya atau teman atau seseorang yang saya cintai - saya akan memakannya. Aku mungkin berakhir di penjara selama 500 tahun - tapi aku akan memakannya.
Keluarga saya adalah keluarga petani miskin, dan kami hidup di bawah pemisahan yang mutlak.
Ketika saya beranjak dewasa, orangtua saya selalu mendorong kami untuk banyak membaca dan berpikir untuk diri sendiri. Mereka mengikutsertakan kami dalam diskusi-diskusi menyangkut segala hal, mulai dari buku hingga politik. Di musim panas, kami suka pergi ke Hood Canal di mana keluarga kami serta beberapa keluarga lainnya yang berkumpul di sana setiap tahunnya akan mengadakan banyak pertandingan - lomba estafet, lomba bawa telor, tangkap bendera. Selalu menyenangkan, dan memberi kami keyakinan bahwa kami bisa bersaing dan sukses.
Banyak orang yang bisa membuat kita tersenyum, pun tertawa. Pelawak misalnya. Tapi hanya sedikit yang bisa membuat kita bahagia. Yang sedikit ini spesial sekali. Mereka adalah keluarga, teman-teman terbaik, bahkan boleh jadi, besok lusa adalah jodoh terbaik kalian.
Jangan batasi ibadah hanya ketika di Masjid. Ada yang menganggap beramal itu hanya ketika duduk di Masjid, shalat, zikir dan membaca Al-Quran. Jangan lupa, bekerja dari jam 8 pagi sampai 4 sore, ditambah lagi apabila lembur itu juga adalah amal. Karena, bekerja mencari nafkah yang halal untuk keluarga di rumah adalah ibadah, bernilai pahala di hadapan Allah Ta'ala. Maka, kalau dipahami bahwa bekerja adalah amal ibadah, tidak akan ada pegawai yang main "game online" saat jam kantor, tidak akan ada pedagang yang memainkan timbangan, tidak akan ada karyawan yang curang dalam laporan tugasnya.
Semua cinta tidak sama. Cinta keluarga berbeda dengan cinta spiritual, cinta persahabatan, dan cinta romantis. Intensitas dan perasaan cinta mungkin berbeda, tetapi seharusnya selalu ada.
Apapun yang telah Anda lakukan untuk diri Anda sendiri atau untuk kemanusiaan, jika Anda tidak bisa memberikan cinta dan perhatian terhadap keluarga Anda sendiri, lalu apa yang sudah Anda lakukan?
Berhentilah menangis atau hidupmu akan jadi sia-sia. Kamu punya pekerjaan yang menunggumu, kamu punya keluarga dan teman-teman yang menantimu. Dan ingatlah, kamu masih punya Tuhan.
Dia tidak perlu mulai menyayanginya kembali, karena rasa sayang itu tidak akan pernah berhenti. Itulah yang lucu dari keluarga, kau bisa membenci kelakuan anggota keluargamu, tetapi jauh di dalam lubuk hatimu ada sebuah ikatan yang tidak akan pernah putus. Selalu ada sedikit dalam dirimu yang menginginkan sosok mereka, tidak peduli betapa sebagian besar dirimu menolaknya.
u2026jari manis melambangkan pasangan kita. Coba deh satukan telapak tanganmu. Kayak gini. Jempol ketemu jempol, telunjuk ketemu telunjuk, jari tengah ketemu jari tengah dan seterusnya. Jempol melambangkan orangtua, telunjuk melambangkan saudara, jari tengah melambangkan diri sendiri, jari manis melambangkan pasangan, dan yang terakhir jari kelingking melambangkan anak-anak kita nantinya. Dengan posisi kayak gini, kita bisa memisahkan jempol, karena orangtua enggak ditakdirkan bersama kita selamanya. Jari telunjuk juga bisa dipisahin karena kita enggak ditakdirkan bersama saudara kita seumur hidup. Mereka pasti bakal ninggalin kita dan punya keluarga sendiri. Kelingking juga dipisahin karena anak kita nanti enggak akan selamanya bareng kita. Mereka akan jadi dewasa, terus punya kehidupan sendiri. Sedangkan jari manis melambangkan pasangan. Gimanapun kita berusaha memisahkan, kita enggak akan berhasil. Karena pasangan kitalah yang ditakdirkan bersama kita selamanya, dalam suka dan duka.
Jadilah istri yang baik, Naina. Tanggung jawab Abah sudah selesai. Abah hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu dan keluarga barumu. Semoga keberkahan menyertai pernikahan kalian dan selalu dilimpahkan kebaikan untuk kalian berdua. Buat Abah bangga, hormati suamimu seperti kamu menghormati orangtuamu. Hormati juga orangtua suamimu karena mereka orangtuamu juga.kami akan selalu menyayangimu.
Reuni keluarga itu nggak baik untuk kesehatan mental bagi para lajang.
Sebab rakyat yang beri kuasa, rakyat juga yang membayar bea. Karena presiden memang bukan raja dan istana bukanlah pesanggrahan keluarga.
Arman Ginanjar menutup jendela kamar dan mulai mengasapinya lagi dengan rokok. Lima rokok kretek kembali menemani hari-hari suram lelaki tiga puluh lima tahun yang kini mengais rezeki di sebuah bank milik pemerintah. Arman Ginanjar memimpikan masa bahagia bersama istri dan anak-anak namun gejolak politik Indonesia membuatnya urung untuk membangun sebuah keluarga. Rokok kretek dan kopi menjadi satu-satunya teman di kala ia tertekan.
Jika Anda tidak dapat menyingkirkan kerangka keluarga, Anda mungkin juga membuatnya menari.
Marilah kita hayati pesan dari kutipan tentang keluarga tersebut dan amalkan dalam aktivitas kita.